Monday, January 8, 2018

Banana Nugget Oreo


Assalamu'alaikum Warohmatullah.

Ini nih, makanan yang lagi happening banget sekarang ini. Booming banget deh, di timeline instagram banyaaaaaak banget orang jualan banana nugget dengan aneka topping. Mulai dari coklat, keju (even mozarella, sampe meleleh-meleleh gitu), red velvet cake crumbs, green tea, lemon, dan sebagainya.

Proses bikin banana nugget yang sebenernya sih agak ribet, yah. BIASANYA, banana nugget ini diproses layaknya nugget pada umumnya. Jadi pisangnya diancurin, terus ditepungin, ditelorin, digulain, dikukus, dipotong-potong kotak mirip nugget, baru deh digoreng lagi pake tepung roti,

Which is... ribet. Untuk aku yang males banyak cucian. Hahaha.

Setahun-dua tahun yang lalu, sebelum bananan nugget booming di pasaran, aku malah udah 'diajarin' duluan bikin banana nugget ala-ala, sama Puput, salah satu sahabat aku yang sudah berbaik hati banget bersedia menampung nginep di kos dia di Jogja. Hehehe. Jadi aku ngintip proses Puput bikin pisang goreng yang dibalur tepung roti dan dibubuhi oreo di atasnya. Enaaaak! Banget!

Kayaknya daripada ribet, mending bikin yang mirip-mirip aja, yah. Hehehe.


Bahan:

Sunday, January 7, 2018

One Pot Pasta: Shrimp Tomato Spaghetti



 Gambar diambil dari post aku sebelumnya di sini.

Assalamu'alaikum!

Sebenernya gambar ini nggak cocok untuk dipakai sesuai judul, sih. Karena one pot pasta itu sebenernya adalah memasak pasta menggunakan satu alat masak aja. Nah sayangnya di foto ini, pastanya udah mateng alias udah direbus, jadi tinggal dimasak lagi di pan/teflon yang lain dengan bahan-bahan lainnya. Tapi ternyata setelah aku coba pakai sistem one pot pasta ternyata hasilnya not so bad. Masih layak makan, kok. Hehehe.

Udah lumayan sering bikin one pot pasta karena aku males nyuci banyak printilan suka banget dengan berbagai olahan mi, termasuk spaghetti dan fettucine. Duh pokoknya aku anaknya gluten banget deh, suka sama tepung-tepung gitu. Pernah juga bikin mirip-mirip sujebi, sejenis mie yang disobek pake tangan dimasukin ke kuah kaldu. Aduh itu enakkk asli deh. Kapan-kapan kalau lagi libur dan sempet, aku masukin ke sini juga resepnya meski agak ngawur dari aslinya. Hahaha.

Aaanyway, balik lagi ke one pot pasta. Awal tertarik bikin one pot pasta gara-gara sering liat videonya di Tasty atau di beberapa youtuber cook yang aku follow, dan eeehh kok ternyata nggak ribet yah? Tinggal masukin semua bahan, aduk aduk sambil nunggu mateng, udah deh kelar tinggal makan langsung aja dari pan-nya wkwkwk. Daaan berkat Please Take Care of My Refrigerator juga sih, ada episode Chef Sam Kim yang lagi masak pasta dan entah kenapa pastanya sangat menggiurkan gitu lah visualnya. Hmmph.

Oke langsung aja.

Bahan yang dibutuhkan:

Friday, January 5, 2018

Deep Fried Soybean Curd With Veggies aka Tahu Susur



Assalamu'alaikum!

Post pertama blog di tahun 2018 aku dedikasikan untuk resep makanan dari senior slash ex rommate slash my bestfriend, mbak Dhanika. Hahaha. (Aaaand I know it's weird to call her by her full name since I always call her by her nickname, I'm trying to fix my habit hehehe)

Particularly also because I'm trying to dump more veggies into my body, so I'm hoping this post is one of many about it in future.

Jadi suatu hari, aku main ke rumah mbak Dhanika yang baru pindahan. Terus disuguhinlah makanan ini (yang sebenernya aku juga ikut proses bikinnya tipis-tipis, meski cuma memarut wortel doang hahaha). Kalau istilahnya mbak Dhanika sih namanya tahu susur, yah. Aku nggak tau namanya apaan, jadi aku ngikut-ngikut aja. Itu judul post-nya aku bahasa Inggris-in biar agak kece aja gitu judulnya. Wkwk.

Karena aku doyan gorengan (huhuhu goal tahun ini adalah makan less-gorengan) dan semua makanan yang bisa dimakan pakai cabe, jadi tahu susur ini adalah salah satu cemilan terenak yang pernah kumakan. *insert emot jempol* Bikinnya juga nggak terlalu ribet dan nggak menyebabkan banyak sampah. Like it!






Bahan:

Friday, November 10, 2017

Birumu Adalah Biru Mereka #GenLangitBiru



pardon my chubby hands lol

Someone said, if you look at the sky three times a day, you’ll live a peaceful life.

Hahaha. Boong banget. Kalo liat langit doang tapi nggak makan nggak minum seharian, lemes dong brooo. Nggak jadi peaceful ini perut. Hehehe kidding!

Tapi emang bener ya, pernah nggak sih, kita lagi super hyper ultra suntuk banget, dan rasanya dengan melihat langit sambil menghela napas panjang, itu udah cukup melegakan? Atau kita ‘ngabur’ ke pantai demi melihat matahari terbenam, melihat langit biru yang luas pelan-pelan berganti warna menjadi ungu, merah, dan keemasan, sampai akhirnya menggelap setelah matahari benar-benar menghilang. Itu udah sangaaaat menyenangkan. Apalagi kalau udaranya bersih, ya. Makin seneeeeng ngerasainnya.

Makanya kalau nonton drama-drama Korea atau Jepang, paling suka kalau ada adegan emosional (biasanya sih kalau nggak adegan berpisah dengan seseorang, adegan pertemuan kembali setelah sekian lama, ya adegan yang menguras emosi entah itu bahagia atau sedih) terus background pemandangannya adalah langit, terutama senja. Entah itu di pantai atau di pinggir sungai, adegan emosional hampir selalu berlatarkan langit senja. Latar tempat lainnya yang cukup mainstream untuk adegan emosional adalah terminal transportasi, terutama bandara. Tempat mainstream yang ini akan aku bahas di kesempatan lain. :P
drama searah jarum jam: goblin, sukina hito ga iru koto, shopping king louie, proposal daisakusen sp

Wednesday, November 8, 2017

What I Currently Watch November 2017



Haaaaai.

Nobody actually look forward to this, but I just want to write them up here. Hahaha.

Waw. Banyak banget drama baru yang tayangnya juga pada hampir barengan. Terpaksa beberapa ada yang harus diskip dulu karena males nonton drama terlalu banyak. My head can't keep up with everything. :<


Finished:


Age of Youth Season 2
BEST DRAMA OF THE YEAR SO FAR!
Semuanya memuaskaaaaannn. Dari plotnya, akting para pemainnya, sinematografinya, soundtracknya, hikmah yang bisa dipetik dari cerita-ceritanya, semuanya sukaaaaaa! Meski banyak yang bilang nggak seoke season pertama, tapi masih tetep sukak banget sama drama ini. The Drama Of Life in my opinion. I'm soooo gonna post its own review later (masih punya utang ngereview School 2017 juga yak hahaha).

Banyak hal-hal yang relatable di drama ini. Semua anak muda harus nonton. 

Sunday, September 10, 2017

Beli Makanan Korea Halal

kimchi produksi Myoung Ga, klik untuk memperbesar dan membaca komposisinya

Baca artikel saya yang lain tentang Korean Mart di Surabaya.

Tanpa mengurangi rasa hormat dan terima kasih saya, saya juga ingin meminta maaf kepada teman-teman khususnya sesama Muslim yang terlanjur belanja beberapa barang/makanan non halal karena post saya. Tulisan itu saya buat ketika saya masih buta dengan konsep halalan thoyyiban dalam kepercayaan kita. Duh, bener-bener malu loh. :(
Mohon maaf yang sebesar-besarnya, ya. Semoga Allah selalu lindungi kita semua.

Beberapa waktu lalu, salah satu resto Korea favorit saya di Malang, Kimbap Rina alias Kirin, memutuskan untuk mem-vakum-kan beberapa menu best seller mereka. Salah satunya tteokpokki, yang bener-bener populer banget di kalangan pecinta makanan Korea. Jelas aja penggemar beratnya kalang kabut, dong. Namun Kirin meniadakan menu tersebut bukan tanpa alasan. Salah satu alasan yang masih benar-benar mengganjal adalah kehalalan bahan dasar utama makanan tersebut: gochujang (pasta cabe khas Korea).


Setelah sekian lama vakum, tteokpokki dan beberapa makanan lainnya yang menggunakan gochujang sebagai salah satu bahan dasarnya kembali muncul di menu. Usut punya usut, ternyata Kirin sudah belanja gochujang halal di salah satu online shop yang menjual bahan masakan/makanan Korea.

Yup, produsen/online shop penyedia gochujang bersertifikasi halal pertama di Indonesia ini adalah Mokgo Juseyo (http://instagram.com/mokgo_juseyo)